|

Apa itu Sistem Akuntansi? 3 Hal yang Harus Diketahui Sebelum Membeli Sistem informasi akuntansi Tersebut

sistem akuntansi, sistem informasi akuntansi, informasi akuntansi, akuntansi pembelian, sistem pencatatan akuntansi

Menurut PPM Manajemen Sistem akuntansi adalah tulang punggung dari setiap bisnis. Keberhasilan dan kelangsungan bisnis sangat tergantung pada cara pengelolaan keuangan dan pencatatan transaksi. Lebih spesifik lagi, sistem informasi akuntansi menggabungkan teknologi informasi dengan proses akuntansi untuk menghasilkan laporan keuangan yang akurat dan real-time. Bagi pemilik bisnis di Indonesia, memilih sistem akuntansi yang tepat bisa menghemat waktu hingga 70% dalam proses pembukuan bulanan.

Tanpa sistem pencatatan akuntansi yang terstruktur, Anda harus mencatat manual setiap transaksi—dari penjualan, akuntansi pembelian, hingga laporan keuangan bulanan. Proses ini bisa memakan waktu 3-4 hari per bulan. Dengan sistem informasi akuntansi yang tepat, semua bisa selesai dalam hitungan jam karena informasi akuntansi tersedia secara otomatis.

Namun, tidak semua sistem akuntansi cocok untuk setiap jenis bisnis. Sebelum membeli, ada 3 hal krusial yang perlu Anda pahami.

1. Sesuaikan dengan Skala dan Jenis Bisnis Anda

Kesalahan terbesar adalah membeli sistem akuntansi yang terlalu kompleks atau terlalu sederhana untuk kebutuhan bisnis.

Untuk UMKM dan bisnis kecil, sistem pencatatan akuntansi sederhana seperti Jurnal, Accurate Online, atau BukuWarung sudah cukup. Sistem akuntansi ini menawarkan fitur dasar dengan harga mulai Rp 200.000 per bulan. Sistem pencatatan akuntansi untuk UMKM biasanya sudah mencakup modul akuntansi pembelian dasar yang memudahkan Anda mencatat transaksi pembelian barang dagangan.

Untuk bisnis menengah dengan multi-cabang, pertimbangkan sistem informasi akuntansi seperti Accurate Enterprise atau MYOB. Fitur akuntansi pembelian di sistem akuntansi ini sudah terintegrasi dengan purchase order, penerimaan barang, dan hutang usaha. Modul akuntansi pembelian yang lengkap akan mencatat semua tahapan: dari purchase request, persetujuan, hingga pembayaran ke supplier. Sistem pencatatan akuntansi yang terintegrasi memastikan setiap tahap menghasilkan informasi akuntansi yang akurat.

Untuk bisnis besar, sistem informasi akuntansi berbasis ERP seperti SAP Business One atau Odoo adalah pilihan. Sistem informasi akuntansi enterprise ini mengintegrasikan semua fungsi bisnis. Dalam sistem informasi akuntansi kelas enterprise, modul akuntansi pembelian tidak hanya mencatat transaksi, tapi juga menyediakan analisis vendor performance dan procurement analytics.

2. Pastikan Sistem Compliance dengan Regulasi Pajak Indonesia

Sistem akuntansi harus mendukung format pelaporan pajak Indonesia, termasuk e-Faktur, SPT Tahunan, dan jurnal sesuai SAK.

Khusus untuk akuntansi pembelian, pastikan sistem informasi akuntansi bisa mencatat pajak masukan (PPN masukan) secara otomatis. Sistem pencatatan akuntansi yang compliance akan memisahkan transaksi akuntansi pembelian yang dikenakan PPN dan yang tidak, serta membuat jurnal pajak masukan yang benar.

Tanpa fitur ini dalam sistem informasi akuntansi Anda, tetap harus melakukan penyesuaian manual saat pelaporan pajak. Sistem pencatatan akuntansi yang baik memberikan audit trail lengkap untuk setiap transaksi. Informasi akuntansi yang tercatat harus mencakup siapa yang melakukan entry, kapan, dan perubahan apa yang dibuat.

Software lokal seperti Accurate, Jurnal, dan Zahir umumnya sudah disesuaikan dengan regulasi karena memahami kebutuhan sistem informasi akuntansi untuk pasar Indonesia. Sebelum membeli sistem akuntansi, minta vendor untuk demo fitur perpajakan. Tanyakan apakah sistem informasi akuntansi mereka bisa auto-update mengikuti perubahan regulasi pajak. Pastikan juga informasi akuntansi yang dihasilkan sudah dalam format yang sesuai untuk pelaporan elektronik ke DJP.

3. Pertimbangkan Kemudahan Integrasi dengan Sistem Lain

Sistem informasi akuntansi modern membutuhkan integrasi dengan platform e-commerce, payment gateway, sistem inventory, aplikasi banking, dan sistem procurement untuk akuntansi pembelian.

Sistem akuntansi yang tidak bisa terintegrasi menciptakan data silos—Anda harus input manual berkali-kali. Integrasi yang baik memastikan informasi akuntansi mengalir otomatis antar sistem. Ketika supplier mengirim invoice, sistem informasi akuntansi bisa otomatis membuat jurnal akuntansi pembelian dan update hutang usaha. Sistem pencatatan akuntansi yang terintegrasi juga bisa otomatis matching antara purchase order, penerimaan barang, dan invoice supplier untuk three-way matching dalam akuntansi pembelian.

Untuk e-commerce, integrasi sistem akuntansi dengan marketplace sangat krusial. Setiap transaksi otomatis tercatat dalam sistem informasi akuntansi dan informasi akuntansi tentang revenue terupdate real-time. Demikian juga untuk akuntansi pembelian—ketika Anda restock inventory, sistem pencatatan akuntansi langsung mencatat hutang dan biaya pembelian.

Sistem informasi akuntansi berbasis cloud seperti Jurnal, Mekari, atau Accurate Online umumnya lebih fleksibel untuk integrasi dibanding sistem pencatatan akuntansi on-premise. Semakin banyak integrasi yang didukung sistem informasi akuntansi Anda, semakin lengkap informasi akuntansi yang bisa Anda kumpulkan untuk pengambilan keputusan.

Kesimpulan

Membeli sistem akuntansi adalah investasi jangka panjang. Sistem informasi akuntansi yang tepat tidak hanya mencatat transaksi, tapi memberikan insight untuk strategi bisnis.

Pastikan sistem akuntansi yang Anda pilih: (1) sesuai skala bisnis Anda, (2) compliance dengan regulasi pajak Indonesia—termasuk fitur akuntansi pembelian yang terintegrasi dengan pajak masukan, dan (3) mudah diintegrasikan dengan tools lain.

Manfaatkan free trial yang ditawarkan vendor sistem akuntansi—biasanya 14-30 hari. Libatkan tim keuangan dalam evaluasi sistem informasi akuntansi. Bandingkan minimal 3 vendor sistem akuntansi sebelum memutuskan.

Sistem pencatatan akuntansi yang tepat memberikan fondasi data keuangan yang solid. Ketika dikombinasikan dengan sistem informasi akuntansi yang komprehensif, Anda mendapat informasi akuntansi real-time untuk pengambilan keputusan yang lebih cepat. Investasi pada sistem akuntansi yang tepat memberikan ROI melalui efisiensi operasional dan akurasi informasi akuntansi yang lebih baik.

Similar Posts